RubriKNews.com, BENGKULU UTARA – Disatroni maling, Pelajar SMA, Sd (17) warga Desa Lubuk Tanjung, Kecamatan Air Napal, Kabupaten Bengkulu Utara (BU), nyaris saja menjadi korban pemerkosaan. Diketahui, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.50 WIB Selasa, (12/9) ketika korban tengah tertidur lelap.
Kronologi terhimpun, malam itu korban yang tengah tertidur lelap dengan kondisi kamar dalam keadaan gelap. Pelaku yang diduga lebih dari satu orang tersebut, berhasil memasuki kamar korban melalui jendela kamar depan korban. Korban tersadar dari tidur lelapnya, saat pelaku mencoba ingin memperkosanya. Merasa terancam korbanpun teriak, sehingga mengundang perhatian Supriyadi, (43) orang tua korban. Pelaku yang cemas takut ketahuan, langsung mengambil langkah seribu namun masih sempat mengambil barang-barang berharga seperti Handphone, milik korban. Setelah itu langsung keluar rumah melalui jendela, setelah mendengar orang tua korban mendobrak pintu kamar korban. Berhasil masuk kamar, orang tua korban mencoba melakukan pengejaran, sayangnya pelaku yang langsung kabur menggunakan sepeda motor, tidak dapat terkejar dan identitasnya pun tidak dapat dikenali. Akibat kejadian itu, korban selain merasa shock juga mengalami kerugian materil mencapai Rp 3 Juta.
Kapolres BU AKBP Andhika Vishnu, S.Ik melalui Kasat Reskrim AKP Jufri, S.Ik membenarkan kejadian tersebut. Mendapati laporan korban, pihaknya langsung mengerahkan anggota Polsek Air Besi untuk mendatangi rumah korban. Sejauh ini, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan serta mengejar pelaku yang diperkirakan kabur ke arah perkebunan sawit PT BRS.
” Masih dalam pengejaran, dan kasus ini masih dalam penanganan kami. Saya menghimbau, agar warga jangan lengah terhadap keamanan diri sendiri, yakni untuk selalu memeriksa kondisi pintu dan jendela rumah agar tidak ada celah menjadi korban kejahatan,” tutup Kasat.
Laporan : Effendy

